Terapkan K3 Pada Perusahaan, Karena Kesehatan Kerja Itu Krusial

  • 2 min read
  • Dec 18, 2020
Terapkan K3 Pada Perusahaan, Karena Kesehatan Kerja Itu Krusial

Keselamatan dan Kesehatan Kerja itu Krusial sangat penting untuk kesejahteraan dan produktivitas karyawan. Program keselamatan melindungi pekerja dan aset bisnis yang selama ini telah dibangun. Maka dari itu perusahaan wajib melindungi pekerja, selain karena alasan hukum segenap pemegang kepentingan harus harus bertanggung jawab atas segala aspek keselamatan di perusahaan.

  1. Peningkatan produktivitas

Karyawan bekerja dengan baik, lebih cepat, efisien, dan dengan antusias ketika mereka bekerja di lingkungan yang aman. Mereka tidak perlu khawatir akan keselamatan diri jika tempat kerja didesain dengan sangat baik. Tempat kerja yang aman sangat berpengaruh bagi sektor produksi seperti pabrik, gudang supplier, bahkan kantor perbankan yang sebagian besar karyawannya menghabiskan waktu di depan PC. Semakin nyaman mereka bekerja, semakin loyal mereka memberi reward kepada perusahaan. Para pekerja tidak akan keberatan jika harus lembur di kantor, karena mereka bekerja pada tempat yang memperhatikan keselamatan karyawan.

  1. Penggunaan peralatan perusahaan dengan benar

Semakin baik standar keselamatan di tempat kerja semakin benar penggunaan peralatan dan fasilitas di kantor oleh para karyawan. Mengoperasikan beberapa mesin bisa berbahaya jika persyaratan keselamatan yang tepat tidak diperhatikan. Misalnya saat melakukan pengelasan tanpa kacamata pelindung, tentunya akan membahayakan pengelihatan karyawan. Jika mata mereka terganggu, hasil output produk juga terlihat buruk.

Nick Crawley adalah penulis esai terkemuka dan pakar proofreading di bidang teknik yang mencakup listrik, sipil, dan mekanik. Dalam esainya ia menguraikan tentang praktik OHSAS dan ISO untuk lokasi konstruksi dan industri manufaktur. Dalam pandangannya, melatih karyawan adalah bagian penting dalam memastikan keselamatan di tempat kerja dan penggunaan peralatan yang aman. Penyediaan peralatan keselamatan saja tidak menjamin keselamatan bagi pekerja tanpa pelatihan yang tepat. Artinya selain peralatan yang lengkap, Anda juga harus melatih karyawan agar mengerti tentang perangkat keselamatan yang ada di kantor.

  1. Mengurangi ketidakhadiran (absen)

Baik kecil atau besar, semua jenis cedera secara alami menyebabkan ketidakhadiran karyawan akibat sakit. Tidak etis memaksa orang yang terluka untuk melapor ke tempat kerja. Hal ini mengharuskan manajemen perusahaan untuk menghindari situasi tersebut dengan meminimalisir cedera di tempat kerja dengan perangkat keselamatan kerja yang tepat. Dengan lebih sedikit ketidakhadiran, pproduktivitas pekerja berjalan lancar tanpa gangguan yang tidak semestinya terjadi.

Dengan begitu klien Anda bisa menciptakan hubungan dengan karyawan. Jika karyawan Anda sering absen akibat tempat kerja yang tidak baik, tentunya akan memperlambat waktu layanan pelanggan dan klien tidak percaya kepada perusahaan. Jelas, Anda tidak ingin kehilangan pelanggan, jadi berikan perhatian lebih pada keselamatan kerja.

  1. Mengurangi kepanikan dan kematian

Sering kali, cedera parah dan kematian terjadi di tempat kerja selama keadaan darurat karena kurangnya protokol keselamatan yang tepat. Maka dari itu penting bagi perusahaan untuk menambahkan elemen keselamatan, pekerja diberi tahu cara menggunakannya, kapan, bagaimana, dan apa yang harus dilakukan jika terjadi keadaan darurat atau kecelakaan. Panduan yang jelas tentang hal ini akan menyelamatkan nyawa dan anggota tubuh.

Hal yang wajib diketahui pekerja pada umumnya adalah pemadam kebakaran sederhana dan bagaimana cara menggunakannya. Anda juga harus bisa mengarahkan pintu darurat kepada mereka jika tiba-tiba terjadi situasi mendadak. Upayakan pekerja ada dalam situasi yang benar agar tidak terjadi tumpang tindih saat semua menyelamatkan diri lewat tangga darurat.

  1. Mengurangi biaya kecelakaan kerja

Berinvestasi dalam program keselamatan tempat kerja mungkin terbukti lebih murah. Cedera di tempat kerja menuntu perusahaan harus memberi biaya jaminan, baik langsung maupun tidak langsung, tetapi semuanya berdampak negatif terhadap operasi perusahaan. Dalam banyak kasus, pembiayaan terhadap pekerja akibat cedera di kantor sangat mempengaruhi neraca keuangan.