Mudahnya klaim asuransi Allianz memang jadi salah satu alasan banyak masyarakat yang memilih untuk membeli atau menggunakan produk perlindungan yang satu ini. kesadaran akan pentingnya produk asuransi memang semakin meningkat di negara berkembang seperti Indonesia, apalagi dengan fakta berbagai macam hal yang ada di dunia ini penuh dengan resiko, seperti diantaranya adalah masalah kesehatan sampai dengan resiko kematian. Sehingga mereka memutuskan untuk membeli produk asuransi, khususnya adalah asuransi kesehatan dan juga jiwa.

Hampir semua perusahaan asuransi sendiri mengeluarkan jenis produk yang satu ini. Hanya saja tentunya banyak hal yang membedakan, mulai dari kualitas sampai dengan harga preminya. Tidak bisa dipungkiri juga jika seandainya harga premi juga menjadi salah satu pertimbangan pembelian asuransi, karena memang ada diantaranya yang ditawarkan dengan nilai murah dan juga mahal. Sebagai calon nasabah pastinya Anda sendiri juga mencari-cari asuransi yang harganya murah, namun menawarkan banyak fiture bukan.

Apalagi memang pertimbangan harga premi juga dipengaruhi oleh income atau pendapatan, takutnya bisa membayar dengan harga mahal, namun hanya sementara, seterusnya tidak bisa membayar premi tersebut, tentunya membuat polis menjadi non aktif dan tidak bisa mengajukan klaim bukan. Lalu sebenarnya apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi nilai premi? Berikut ini yang harus Anda ketahui, yaitu:

  1. Besaran tanggungan, sudah pasti nantinya nasabah juga akan memilih berapa besaran tanggungan yang akan diterima dari asuransi tersebut saat dianjukan klaim, semakin besar nilai tanggungan yang diinginkan, tentunya secara otomatis akan membuat harga premi yang ditawarkan menjadi semakin mahal bukan, hal yang sebaliknya juga berlaku, jika besaran tanggungan kecil, maka harga premi juga semakin murah.
  2. Usia, jika berbicara mengenai usia sendiri, semakin tua secara otomatis akan membuat resiko untuk terkena penyakit semakin tinggi, begitu juga dengan umur. Itulah mengapa usia ini juga akan dijadikan sebagai tolak ukur oleh perusahaan asuransi dalam menentukan nilai premi yang dibebankan. Karena makin tua dalam membeli, tentunya harga premi yang dibebankan juga semakin mahal.
  3. Jenis kelamin, ukuran yang satu ini memang dipakai untuk perusahaan asuransi yang ada di Indonesia, meskipun ada kesan diskriminatif, karena memang ada sebuah teori yang mengatakan usia wanita lebih panjang dibandingkan dengan wanita, sehingga membuat pria dikenai dengan premi lebih mahal dibandingkan dengan wanita.
  4. Masa perlindungan, jika seandainya nasabah memiliki jangka waktu perlindungan yang cukup lama, secara otomatis akan membuat harga preminya juga kian mahal. Karena faktanya semakin lama jangka waktu perlindungan, maka resiko yang akan dialami juga akan semakin besar oleh perusahaan asuransi tersebut.
  5. Tinggi dan juga berat badan, memang tidak dapat dipungkiri jika seandainya ada resiko tersembunyi di balik tinggi tubuh dan juga berat badan, misalnya saja pada orang-orang yang kelebihan berat badan atau obesitas yang beresiko tinggi terkena beragam masalah kesehatan serius, maka akan dikenai dengan nilai premi asuransi yang mahal.
  6. Pekerjaan, golongan orang yang bekerja di bidang beresiko tinggi layaknya konstruksi, kemudian juga sarana transportasi, pertambangan dan sebagainya secara otomatis akan dikenai dengan premi yang lebih mahal, dibandingkan dengan orang-orang yang bekerja di dalam ruangan.
  7. Gaya hidup dan kondisi kesehatan, dua hal ini juga sangat berpengaruh terhadap besaran premi asuransi, karena mempengaruhi resiko yang nantinya yang harus ditanggung oleh perusahaan.

Jika Anda termasuk kalangan yang dikenai dengan premi mahal artinya memang resikonya lebih tinggi. Mudahnya klaim asuransi Allianz sekarang ini bisa dilakukan secara online.