Mencontoh Nabi Muhammad Ketika Berpuasa, Simak!

  • 2 min read
  • Apr 27, 2021
Mencontoh Nabi Muhammad Ketika Berpuasa

Sebagai umat Islam kita semua tentunya patut mencontoh Nabi Muhammad SAW, karena Rasulullah merupakan satu-satunya makhluk yang akhlaknya sempurna di muka bumi ini. nabi Muhammad merupakan manusia, tetapi beliau tidak pernah melakukan kesalahan karena sifat beliau yang Ma’some, begitu pula beliau memimpin keluarga, memimpin umat, bahkan kehidupan sehari-hari beliau juga perlu dicontoh. Namun kali ini kami tidak akan membahas keseluruhan mengenai perilaku Rasulullah melainkan saya akan memberikan informasi bagaimana Nabi Muhammad SAW menjalankan ibadah puasa, mengingat setiap tahunnya kita diperintahkan untuk menjalankan ibadah puasa satu bulan penuh di bulan Ramadhan. Nah bagi kalian yang penasaran, simak ulasannya sebagai berikut.

Di dala Al-Qur’an Nul Qarim, Allah SWT memuji Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan yang baik bagi umatnya di seluruh dunia.

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. “(QS al-Ahzab {33}: 21).

Hal tersebut telah menjadikan Nabi Muhammad SAW satu-satunya makhluk yang patut di tauladani di muka bumi bagi orang-orang yang mengharap rahmat dari Allah SWT. Tidak hanya itu bahkan, di dalam salah satu hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah RA dinyatakan bahwa akhlak Rasulullah SAW itu menunjuk kepada Al-Qur’an. Artinya apa yang diperintahkan oleh Al-Qur’an semuanya telah dilakukan oleh Rasulullah SAW. Nah selanjutnya kita akan masuk kepada pembahasan bagaimana cara Rasulullah berpuasa, berikut ulasannya.

Berniat puasa sejak malam hari

Terdapat sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Hafsah, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang tidak berniat untuk puasa Ramadhan sejak malam, maka tak ada puasa baginya.” (HR Abu Dawud). Hadits tersebut telah menjelaskan bahwa kita harus berniat terlebih dahulu di malam hari untuk menjalankan ibadah puasa, seperti melakukan makan sahur disertakan dengan bacaan niat puasa ramadhan.

Mengawali dengan sahur

Rasulullah SAW pasti mengakhirkan makan yaitu dengan makan sahur, waktu sahur memiliki tanda yaitu menjelang datangnya waktu imsak. Nah banyak sekali nih dari kita yang sering melewatkan makan sahur, mulai sekarang kita harus melakukannya agar puasa kita mendekati puasa yang dijalankan oleh Rasulullah SAW.

Segera berbuka dan Sholat

Saat telah tiba waktu berbukan puasa, Rasulullah SAW hanya membatalkan puasanya dengan tiga buah kurma dan segelas air putih, setelah itu Rasulullah SAW segera mengambil wudhu untuk melakukan ibadah shalat Maghrib berjamaah. Hal ini telah diterapkan bagi hampir semua muslim di Indonesia, tetapi karena perbedaan kebudayaan dari segi makanan, masyarakat Indonesia jarang berbuka dengan kurma dan segelas air.

Memperbanyak Ibadah

Ketika bulan suci Ramadhan, Rasulullah SAW senantiasa memperbanyak amalan ibadahnya. Hal ini menunjukkan bahwa kita tidak lantas menjaikan puasa menjadi alasan untuk bermalas-malasan. Sebab Rasulullah SAW memperbanyak amalan dengan mengerjakan sholat malam, Membaca Al-Qur’an, zikir, tasbih dan bersedekah.

Itikaf

Informasi terakhir yaitu Itikaf, setiap memasuki 10 hari terakhir ketika bulan suci Ramadhan, Rasulullah SAW melakukan peningkatan ibadahnya, terkhusus beliau selalu Beritikaf. So, untuk kalian yang ingin puasanya sempurna, kalian bisa mencontoh perbuatan Rasulullah dengan beritikaf setiap 10 hari terakhir di bulan suci Ramadhan.

Baiklah, mungkin itu saja informasi yang dapat kami sampaikan seputar aktivitas Rasulullah SAW ketika menjalankan ibadah puasa. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat dan menambah wawasan kalian, terima kasih.